KLASTIC yang KLASIK dari PLASTIK

Komunitas Kamera Jadul
foto : http://bandung200photofest.wordpress.com

Biarpun sekarang teknologi makin canggih, hp dari yang cuma bisa sms sama telpon, sampe bisa buat chatting, begitu juga kamera yang dulu jepret sekali langsung jadi atau gak bisa dihapus karena cuma pake film, sampe yang sekarang versi digital yang bisa dihapus juga diedit secanggih mungkin, namun tidak membuat langkah pecinta kamera plastik (seperti kamera mainan) gentar menunjukkan kreatifitasnya di dunia fotografi. Komunitas mereka bernama KLASTIC. KLASTIC sendiri artinya Kaskus Plastic & Toy Camera Community. 

http://kacamatakika.blogspot.com
             Kamera yang digunakan oleh Komunitas KLASTIC ini kamera jenis LOMO (Lomografi). Lomografi adalah sebuah bagian dari fotografi analog yang menggunakan kamera khusus yang disebut dengan kamera LOMO. LOMO sendiri merupakan singkatan dari Leningradskoye Optiko-Mechanichesckoye Obyedinenie (Penggabungan Mekanis Optik Leningrad). Nama tersebut merupakan sebuah pabrik lensa yang berada di St. Petersburg, Rusia. Pabrik tersebut memproduksi lensa untuk alat-alat kesehatan seperti lensa mikroskop, alat-alat persenjataan, dan lensa kamera. Di Austria, pabrik tersebut menjadi inspirasi bagi sebuah merek dagang komersil untuk produk-produk yang berkaitan dengan fotografi. Merek dagang tersebut bernama Lomographische AG. Kamera lomografi masih menggunakan film gulung sehingga disebut sebagai fotografi analog sedangkan fotografi modern sudah menggunakan teknologi digital dalam pengambilan gambar maupun pengolahannya. Orang-orang yang menyukai lomografi dan yang suka mengambil foto menggunakan kamera LOMO disebut sebagai "lomografer". (http://id.wikipedia.org/wiki/Lomografi)

http://ecypersiana.blogspot.com
            Berdasarkan info dari teman saya yang juga komunitas KLASTIC di Malang, katanya awal kemunculan KLASTIC berasal dari thread-thread kaskus buat mereka yang sering berkomunikasi via kaskus dengan hobi yang sama yakni fotografi kemudian mereka bertemu semacam kopi darat lah dan akhirnya bikin komunitas di dunia nyata. KLASTIC sendiri berdiri pada tanggal 7 Desember 2008. Dan kini sudah ada Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo,Yogyakarta, Semarang, Malang, Balikpapan, Palembang, Batam Tasikmalaya dan Medan. Anggota regionalnya pun sudah lumayan, mencapai sekitar 300an orang.

            Gak peduli sama propertinya yang jadul, komunitas KLASTIC justru bangga dengan apa yang mereka miliki, khususnya skill dalam fotografi. Menurut Renaldy Fernando Kusuma ketua KLASTIC, yang saya kutip dari http://www.tnol.co.id, Renaldy percaya bahwa menggunakan kamera film itu justru bisa bebas berkreasi. Dengan kamera film ini kita bisa menambah efek-efek seperti kejadian penumpukan pada film atau menambahkan zat kimia.

foto : http://ceritacincin.blogspot.com


Dengan kamera plastik (toycam) yang hanya mengandalkan film, hal ini justru memacu para pecinta fotografi untuk berkesperimen dalam menghasilkan karya yang unik. Seperti yang diungkapkan oleh Reza Ahmadi, salah satu anggota komunitas KLASTIC Malang, yang bergabung sejak oktober 2009 mengaku bahwa bermain kamera film itu asyik. Asal jepret sana-sini. Tapi tetap mempertimbangkan angle yang bagus, itu sensansinya bener-bener beda. Reza juga mengaku semakin cinta dengan hobi barunya ini, dan semakin ketagihan membuat karya-karya yang lebih unik hasil dari kamera plastik yang jadul itu. 



Dalam waktu dekat, sekitar bulan Februari 2011 tahun depan KLASTIC di Malang akan membuat pameran dalam rangka memperingati HUT KLASTIC yang ke 2. Dalam pameran yang nanti akan digelar, akan dipajang berbagai macam karya unik hasil jepretan komunitas KLASTIC yang orisinil dan kreatif. 
Congrat's for KLASTIC !
0 Responses